Selasa, 15 Desember 2015

Teknik Hypnotherapy untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Anak SD/MI



Teknik Hypnotherapy untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Anak SD/MI

Novi Hikmatus Tsani
UIN SURABAYA
Program Studi PGMI Kelas A 2012
NIM: D07212025



Abstrak:  Motivasi belajar adalah keseluruhan daya penggerak di dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar. Baik yang berasal dari dalam diri siswa atau dari luar yang dapat menjamin kelangsungan belajar dan memberikan arah pada kegiatan belajar, sehingga tujuan yang dikehendaki oleh subjek belajar itu dapat tercapai. Pada kenyataannya banyak siswa merasa tidak nyaman ketika berada dalam kelas, hal ini disebabkan siswa tidak mampu memahami dengan baik pelajaran yang disampaikan oleh guru-guru mereka. Hal ini menunjukan bahwa siswa tidak mempunyai  motivasi yang kuat untuk belajar. Permasalahan yang diambil dalampenelitian ini adalah bagaimana meningkatkan motivasi belajar pada anak SD/MI dengan menggunakan Teknik Hypnotherapy. Sedangkan pentingnya mengkaji permasalahan ini adalah untuk mengaetahui bagaimana meningkatkan motivasi belajar pada anak SD/MI dengan menggunakan Teknik Hypnotherapy. Penelitian ini menggunakan Teknik Hypnotherapy. Pada tata pelaksanaan Hypnotherapy dapat memperbaiki kebiasaan buruk. Seperti malas belajar Hipnonis juga bisa membuat seorang anak yang memiliki konsep diri sulit belajar, menjadi sangat mudah.

Kata Kunci: Hypnotherapy, Motivasi Belajar


PENDAHULUAN

Pendidikan adalah usaha sadar untuk menumbuh kembangkan potensi sumber daya manusia melalui kegiatan pengajaran.  Salah satu faktor dari dalam diri yang menentukan berhasil tidaknya dalam proses belajar mengajar adalah motivasi belajar. Dalam kegiatan belajar, motivasi merupakan keseluruhan daya penggerak di dalam diri yang menimbulkan kegiatan belajar,yang menjamin kelangsungan dari kegiatan belajar. Motivasi belajar adalah merupakan faktor psikis yang bersifat non intelektual. Seseorang yang mempunyai intelegensi yang cukup tinggi, bisa gagal karena kurang adanya motivasi dalam belajarnya.
Motivasi mempunyai peranan penting dalam proses belajar mengajar baik bagi guru maupun siswa. Bagi guru mengetahui motivasi belajar dari siswa sangat diperlukan guna memelihara dan meningkatkan semangat belajar siswa. Bagi siswa motivasi belajar dapat menumbuhkan semangat belajar sehingga siswa terdorong untuk melakukan perbuatan belajar. Siswa melakukan aktivitas belajar dengan senang karena didorong motivasi. Sedangkan faktor dari luar diri siswa yang dapat mempengaruhi belajar adalah faktor metode pembelajaran. Selain siswa, unsur terpenting yang ada dalam kegiatan pembelajaran adalah guru. Guru sebagai pengajar yang memberikan ilmu pengetahuan sekaligus pendidik yang mengajarkan nilai-nilai, akhlak, moral maupun sosial dan untuk menjalankan peran tersebut seorang guru dituntut untuk memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas yang nantinya akan diajarkan kepada siswa. Seorang guru dalam menyampaikan materi perlu memilih metode mana yang sesuai dengan keadaan kelas atau siswa sehingga siswa merasa tertarik untuk mengikuti pelajaran yang diajarkan. Dengan variasi metode dapat meningkatkan kegiatan belajar siswa.
Salah satu permasalahan mutu pendidikan di Indonesia adalah rendahnya mutu proses pembelajaran seperti metode mengajar guru yang tidak tepat, kurikulum, manajemen sekolah yang tidak efektif dan  kurangnya motivasi  siswa dalam belajar.
Pada kenyataannya siswa tidak memiliki kemauan belajar yang tinggi,  misalnya pada mata pelajaran matematika, bahasa maupun ilmu pengetahuan alam. Banyak siswa merasa tidak nyaman ketika berada di dalam kelas, iswa jug tidak mampu memahami dengan baik pelajaran yang disampaikan oleh guru-guru mereka. Hal ini menunjukan bahwa siswa tidak mempunyai  motivasi yang kuat untuk belajar. Siswa masih mengganggap kegiatan belajar tidak menyenangkan dan memilih kegiatan lain di luar kontek belajar seperti menonton televisi, sms, dan bergaul dengan teman sebaya.
Rendahnya motivasi belajar siswa akan membuat mereka tertarik pada hal-hal yang negative. Raymond J.W dan Judith(2004:22) mengungkapkan bahwa secara harfiah anak- anak tertarik pada belajar, pengetahuan, seni (motivasi positif) namun mereka juga bisa tertarik pada hal–hal yang negative  seperti minum obat- obatan terlarang, pergaulan bebas dan lainnya. Motivasi belajar anak-anak muda tidak akan lenyap tapi ia akan berkembang dalam cara-cara yang bisa membimbing mereka untuk menjadikan diri mereka lebih baik atau juga bisa sebaliknya. Hal inilah yang harus diperhatikan oleh orang tua dan guru.
Permasalahan yang diambil dalampenelitian ini adalah bagaimana meningkatkan motivasi belajar pada anak SD/MI dengan menggunakan Teknik Hypnotherapy. Sedangkan pentingnya mengkaji permasalahan ini adalah untuk mengaetahui bagaimana meningkatkan motivasi belajar pada anak SD/MI dengan menggunakan Teknik Hypnotherapy.

PEMBAHASAN
Pada dasarnya motivasi adalah suatu usaha yang disadari untuk menggerakkan, menggarahkan dan menjaga tingkah laku seseorang agar ia terdorong untuk bertindak melakukan sesuatu sehingga mencapai hasil atau tujuan tertentu. Sedangkan belajar (Learning), sering kali didefinisikan sebagai perubahan yang secara relatif berlangsung lama pada masa berikutnya yang diperoleh dari pengalaman-pengalaman serta menambah dan mengumpulkan sejumlah pengetahuan.
Menurut Clayton Alderfer (dalam nashar 2004) Motivasi belajar adalah kecenderungan siswa dalam melakukan kegiatan belajar yang didorong oleh hasrat untuk mencapai prestasi atau hasil belajar sebaik mungkin.
Dimyati dan Mudjiono, (2006) menyatakan bahwa motivasi dipandang sebagai dorongan mental untuk menggerakkan dan mengarahkan perilaku manusia, termasuk perilaku belajar. Dalam motivasi terkandung adanya keinginan yang mengaktifkan, menggerakkan, menyalurkan dan mengarahkan sikap serta perilaku pada individu dalam belajar.
Untuk peningkatan motivasi belajar menurut Abin Syamsudin M (1996) yang dapat kita lakukan adalah mengidentifikasi beberapa indikatoryna dalam tahap-tahap tertentu. Indikator motivasi antara lain: 1) Durasi kegiatan, 2) Frekuensi kegiatan, 3) Presistensinya pada tujuan kegiatan, 4) Ketabahan, keuletan dan kemampuannya dalam menghadapi kegiatan dan kesulitan untuk mencapai tujuan, 5) Pengabdian dan pengorbanan untuk mencapai tujuan, 6) Tingkatan aspirasi yang hendak dicapai dengan kegiatan yang dilakukan, 7) Tingkat kualifikasi prestasi, 8) Arah sikapnya terhadap sasaran kegiatan.
Fungsi motivasi dalam belajar adalah sebagai berikut : 1) Motivasi sebagai pendorong perbuatan maksudnya pada mulanya anak didik tidak ada hasrat untuk belajar, tetapi karena ada sesuatu yang akan dicari itu dalam rangka ingin memuaskan rasa ingin taunya dari sesuatu yang akan dipelajari; 2) Motivasi sebagai penggerak maksudnya, dorongan psikologis yang melahirkan sikap terhadap anak didik itu merupakan suatu kekuatan yang tak terbendung, yang kemudian terjelma dalam bentuk gerakan psikofisik; 3) Motivasi sebagai pengarah perbuatan, maksudnya Anak didik yang mempunyai motivasi dapat menyeleksi mana perbuatan yang harus dilakukan dan ana perbuatan yang diabaikan. Seorang anak didik yang ingin mendapatkan sesuatu dari suatu mata pelajaran terentu, tidak mungkin dipaksakan untuk mempelajari mata pelajaran yang lain.
Dalam proses interaksi belajar mengajar, baik motivasi intrinsik maupun motivasi ekstrinsik, diperlukan untuk mendorong anak didik agar tekun belajar. Motivasi ekstrinsik sangat diperlukan bila ada diantara anak didik yang kurang berminat mengikuti pelajaran dalam jangka waku tertentu.
Ada beberapa bentuk motivasi yang dapat dimanfaatkan dalam rangka mengarahkan belajar anak didik dikelas, yaitu sebagai berikut : 1) Memberi angka; 2) Hadiah; 3) Kompetisi; 4) Pujian; 5) Hukuman; 6) Hasrat untuk belajar; 7) Minat; dan 8) Tujuan yang diakui.
Gunawan (2009) mengatakan bahwa hypnosis adalah kondisi kesadaran (State of Consciousness) manusia menjadi lebih mudah menerima saran atau informasi. Selain itu hipnosis merupakan proses psikologis yang menciptakan hasil fisiologis, sebab hipnosis dilakukan untuk mem-ByPass atau memperkecil peran dari "Critical Area", sehingga informasi dapat lebih mudah memasuki Sub-Conscious. 
Menurut Tiran (2006) hipnoterapi adalah penggunaan kondisi hipnotik secara terapeutik, suatu perubahan status kesadaran atau keterjagaan yang dapat dibedakan dari relaksasi mental sederhana atau, mimpi di siang hari‟. Selama hipnoterapi, klien dalam status hipnotik diterapi dengan beragam sarana terapeutik, berkisar dari anjuran sederhana sampai psikoanalisis. Hipnoterapi juga dapat digunakan bersamaan dengan strategi terapeutik lain.
Menurut Setiawan (2009) seperti bidang ilmu lainnya, ilmu hipnosis terus berevolusi untuk mencapai kesempurnaannya dalam teori dan praktik. Para tokoh yang menggunakan hipnosis mencoba merumuskan hipnosis secara ilmiah dan menemukan berbagai teknik baru yang efektif. Aliran-aliran psikologi yang digunakan oleh hipnoterapi yakni berdasar pada behaviorisme, psikoanalisa, gestalt, humanistik, dan kognitif. Aliran-aliran psikologi tersebut menjelaskan proses atau cara kerja terapeutik yang terjadi dalam hipnoterapi. Dalam penelitian ini, hipnoterapi lebih bekerja pada ranah kognitif.
Jadi dapat disimpulkan bahwa hipnoterapi adalah aktivitas terapeutik yang diberikan pada saat seseorang berada pada kondisi hipnosis. Terapi yang digunakan berupa sugesti melalui seni komunikasi yang khas, dan ditujukan kepada pikiran bawah sadar dengan tujuan untuk mengubah pikiran, perasaan, dan perilaku menjadi lebih baik.
Secara fisiologis, hipnoterapi bekerja melalui sistem gelombang otak. Seperti yang dikatakan oleh La Kahija (2007) pada sesi-sesi hipnoterapi, seperti induksi dan deepening, pasien akan dibimbing terapis dari pikiran sadar ke pikiran bawah sadar. Pada kondisi seperti ini pasien akan memasuki kondisi hipnosis yang lebih dalam, sehingga gelombang otak yang semula berada pada gelombang beta akan berubah pelan-pelan menuju gelombang alpha. Dalam kondisi alpha, otak akan memproduksi hormon serotonin dan endorfin yang menyebabkan seseorang merasakan rasa nyaman, tenang, bahagia. Hormon ini membuat imunitas tubuh meningkat, pembuluh darah terbuka lebar, detak jantung menjadi stabil, dan kapasitas indra meningkat (Sentanu, 2010). Perubahan gelombang otak tersebut berpengaruh pada sistem otonom. Hatem (2006) menjelaskan bahwa perubahan gelombang otak akan menyebabkan kelenjar hipofisis mengeluarkan endorphin atau opiat alami sehingga terjadi penurunan rasa sakit.
Hipnoterapi tidak berurusan dengan penyakit fisik, melainkan lebih pada masalah emosi yang mengakibatkan munculnya penyakit fisik. Sebagai contoh individu yang sedang mengalami sakit maag atau gastritis. Salah satu penyebab penyakit ini adalah karena produksi asam lambung yang berlebihan akibat pikiran yang sedang dilanda stres. Hipnoterapi berurusan dengan stres itu sendiri. Jika stresnya dapat disembuhkan, otomatis penyakit gastritis tersebut juga akan sembuh.

SIMPULAN DAN REKOMENDASI
Motivasi dalam proses pembelajaran sangat dibutuhkan untuk terjadinya percepatan dalam mencapai tujuan pendidikan dan pembelajaran secara khusus. Belajar dalam arti luas dapat diartikan sebagai suatu proses yang memungkinkan timbulnya atau berubahnya suatu tingkah laku sebagai hasil dari terbentuknya respon utama, dengan syarat bahwa perubahan atau munculnya tingkah laku baru itu bukan disebabkan oleh adanya kematangan atau oleh adanya perubahan sementara oleh suatu hal.
Terapi yang digunakan dalam meningkatkn motivasi belajar adalah menggunakan teknik Hypnotherapy, Hypnotherapy adalah sebuah aplikasi hipnotis yang digunakan untuk berbagai macam penyakit yang berkaitan dengan kejiwaan, seperti ketakutan, stress, atau insomnia, bisa disembuhkan dengan metode ini. “Termasuk semangat belajar juga bisa ditingkatkan dengan hipnotis.
Jadi hipnoterapi bisa untuk memperbaiki kebiasaan buruk. Seperti malas belajar Hipnonis juga bisa membuat seorang anak yang memiliki konsep diri sulit belajar, menjadi sangat mudah. Karena hipnotis bisa membuat pikiran anak jadi rileks, hingga belajar pun jadi indah, menghafalkan lebih mudah. Ini bisa terjadi dengan membuka akses pikiran bawah sadar yang menyimpan berbagai macam memori. Bila akses ini dibuka, sesuatu yang sudah terlupakan, dengan mudah bisa diingat kembali. Termasuk memori saat masih berumur did bawah 3 tahun, bahkan ketika masih di dalam kandungan sekalipun.
Seringkali terjadi pada anak-anak, ketika mereka menghadapi ujian belajar, lupa dengan apa yang sudah dipelajarinya. Tapi setelah ujian, waktu di luar kelas, jadi ingat semua. “itu karena pikiran tegang semua memori seolah-olah tertutup, sehingga lupa.
Metode ini bekerja dengan cara masuk ke dalam pikiran bawah sadar yang bersangkutan, dimana terletak berbagai file termasuk data kebiasaan untuk belajar, kebiasaan untuk rajin, kebiasaan untuk mental juara, dan sebagainya.






















  




DAFTAR PUSTAKA

Dimyati dan Mudjiono. 2006. Belajar dan Pembelajran. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Gunawan, A.W. 2009 .Hypnotherapy The Art of Subconcious Restructuring. Jakarta : PT. GramediaPustakaUtama

Oemar Hamalik, 1995. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Hatem, T.P., Lira, P.I.C., Mattos, S.S .2006 . The Therapeutic Effects Of Music In Children Following Cardiac Surgery . Journal de Pediatria 82,3; 186-192

Kahija, Y.F.L .2007. HipnoterapiPrinsip-PrinsipDasarPraktikPsikoterapi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

Nashar. (2004). Peranan Motivasi dan Kemampuan Awal dalam Kegiatan Pembelajaran. Jakarta: Delia Press.

Sentanu, E . 2010 . Quantum Ikhlas: Teknologi Aktivasi Hati . Jakarta : PT Elex Media Komputindo.

Setiawan, T . 2009 . Hipnotis & Hipnoterapi . Yogyakarta : Garasi

Syaiful Bahri Djamarah, 2008. Psikologi Belajar. Jakarta : PT.Rineka Cipta.

Tiran, D . 2006 . Mual Dan Muntah Kehamilan : Seri Asuhan Kebidanan . Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC

Kamis, 27 Desember 2012

Hidup untuk kesuksesan


HIDUP UNTUK KESUKSESAN

Hidup adalah  ibaratnya kita melakukan perjalanan. Dan didalam perjalanan tersebut kita mempunyai berbagai bekal, yang kadang ia tak sadar bahwa kita memilikinya. Bahkan terkadang kita tidak sadar bahwa disekitar kita itu banyak pilihan jalan, dan dalam perjalanan hidup kita pasti mempunyai tujuan dan salah satu dari tujuan tersebut adalah ingin menjadi orang yang sukses.
Seperti halnya aku…. Aku ingin menjadi orang yang sukses karena menurut aku sukses adalah suatu yang relatif, karena setiap manusia pasti memiliki tingkat kesuksesan yang sangat berbeda, dan didalam kehidupan kita semua pasti memiliki mimpi, dan mimpi kita juga pasti akan selalu berbeda, untuk mendefinisikan kesuksesan adalah suatu yang sangat sulit, namun tentunya makna dari kesuksesan adalah sama, yaitu “Tercapainya suatu keinginan, terealisasikannya sebuah perencanaan dan keberhasilan dalam menggapai harapan dan tujuan”.
Berbagai macam cara akan aku lakukan agar mencapai sebuah kesuksesan dan agar kesuksesan itu bisa aku raih, tapi bagaimana dan seperti apa cara kita untuk menggapai kesuksesan. Sebab itu yang terpenting, karena kesuksesan itu tergantung pada langkah dan cara-cara yang kita tetapkan dalam menggapai kesuksesan tersebut.
          Maka dari itu "Terus gunakan Kesempatan,, setiap saat dan setiap waktu,, untuk melakukan hal-hal yang sangat berarti… karena suatu saat akan mendatangkan  kesuksesan”.

Selasa, 04 Desember 2012

UPAYA PENEGAKKAN HAK ASASI MANUSIA (HAM) DI INDONESIA


UPAYA PENEGAKKAN
HAK ASASI MANUSIA (HAM)
DI INDONESIA

Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak-hak yang melekat pada diri manusia secara kodrati, universal, dan abadi sebagai anugerah yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu HAM perlu dihargai, dihormati, dan dijaga agar tidak terjadi pelanggaran terhadap HAM tersebut. Banyak sekali kasus pelanggaran HAM di dunia ini terutama melanda kaum lemah, miskin, dan tersingkir, termasuk di dalamnya perempuan dan anak-anak.
Kesadaran hak asasi manusia juga telah muncul jauh-jauh hari dalam bentuk perlawanan-perlawanan kedaerahan atas penjajahan. Sebab inti dari perlawanan adalah kesadaran bahwa bangsa ini punya hak berdaulat dan lepas dari penindasan dan penjajahan. Namun, secara sistematis kesadaran hak asasi manusia di Indonesia tumbuh bersamaan dengan kebangkitan kesadaran bangsa.
Pendekatan keamanan yang sering terjadi di era Orde Baru ini dengan mengedepankan upaya represif dan tidak boleh terulang kembali. Untuk itu, supremasi hukum dan demokrasi harus ditegakkan. Pendekatan hukum dan pendekatan dialogis harus dikemukakan dalam rangka melibatkan partisipasi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Para pejabat penegak hukum juga harus memenuhi kewajiban dengan memberikan pelayanan yang baik dan adil kepada masyarakatnya, dan memberikan perlindungan kepada setiap orang dari perbuatan nya dalam melawan hukum, dan menghindari tindakan kekerasan yang melawan hukum dalam rangka menegakkan hukum.
Desentralisasi kekuasaan yang terjadi selama ini perlu dibatasi. Desentralisasi melalui otonomi daerah dengan penyerahan berbagai kewenangan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah perlu dilanjutkan. Otonomi daerah merupakan sebagai jawaban untuk mengatasi ketidakadilan dan tidak boleh berhenti, melainkan harus ditindak lanjuti dan dilakukan pembenahan atas kekurangan yang selama ini masih terjadi.
Reformasi aparat pemerintah dengan merubah paradigma penguasa menjadi pelayan masyarakat dengan cara melakukan reformasi struktural, infromental, dan kultural mutlak dapat dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik untuk mencegah terjadinya berbagai bentuk pelanggaran HAM oleh pemerintah. Kemudian, perlu juga dilakukan penyelesaian terhadap berbagai konflik horizontal dan konflik vertikal di tanah air yang telah melahirkan berbagai tindak kekerasan yang melanggar HAM dengan cara menyelesaikan akar permasalahan secara terencana, adil, dan menyeluruh.
Kaum perempuan berhak untuk menikmati dan mendapatkan perlindungan yang sama di semua bidang. Anak-anak sebagai generasi muda penerus bangsa harus mendapatkan manfaat dari semua jaminan HAM yang tersedia bagi orang dewasa. Anak-anak harus diperlakukan dengan cara yang memajukan martabat dan harga dirinya, yang memudahkan mereka berinteraksi dalam masyarakat. Anak-anak harus mendapatkan perlindungan hukum dalam rangka menumbuhkan suasana fisik dan psikologis yang memungkinkan mereka berkembang secara normal dan baik. Untuk itu perlu dibuat aturan hukum yang memberikan perlindungan hak asasi anak.
Selain hal-hal tersebut, perlu adanya social control (pengawasan dari masyarakat) dan pengawasan yang dilakukan oleh lembaga-lembaga politik terhadap setiap upaya penegakan HAM yang dilakukan oleh pemerintah. Diperlukan pula sikap proaktif DPR untuk turut serta dalam upaya perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan HAM sesuai yang ditetapkan dalam Tap MPR No. XVII/MPR/1998.
Dalam bidang penyebarluasan prinsip-prinsip dan nilai-nilai HAM, perlu diintensifkan pemanfaatan jalur pendidikan dan pelatihan dengan, antara lain, pemuatan HAM dalam kurikulum pendidikan umum, dalam pelatihan pegawai dan aparat penegak hukum, dan pada pelatihan kalangan profesi hukum.
Mengingat bahwa dewasa ini bangsa Indonesia masih berada dalam masa transisi dari rezim otoriter dan represif ke rezim demokratis, namun menyadari masih lemahnya penguasaan masalah dan kesadaran bahwa penegakan HAM merupakan kewajiban seluruh bangsa tanpa kecuali, perlu diterapkan keadilan yang bersifat transisional, yang memungkinkan para korban pelanggaran HAM di masa lalu dapat memperoleh keadilannya secara realistis.
Pelanggaran HAM tidak saja dapat dilakukan oleh negara (pemerintah), tetapi juga oleh suatu kelompok, golongan, ataupun individu terhadap kelompok, golongan, atau individu lainnya. Selama ini perhatian lebih banyak difokuskan pada pelanggaran HAM yang dilakukan oleh negara, sedangkan pelanggaran HAM oleh warga sipil mungkin jauh lebih banyak, tetapi kurang mendapatkan perhatian. Oleh sebab itu perlu ada kebijakan tegas yang mampu menjamin dihormatinya HAM di Indonesia.

PERMASALAHAN OTONOMI DAERAH DI INDONESIA


PERMASALAHAN OTONOMI DAERAH
                        DI INDONESIA
Otonomi daerah merupakan suatu hak, wewenang, dan kewajiban daerah untuk mengatur dan mengurus sebuah rumah tangganya sendiri sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dari pengertian di atas maka akan tampak bahwa setiap daerah akan diberi hak otonom oleh pemerintah pusat untuk mengatur dan mengurus kepentinganya sendiri.
Sejalan dengan berlakunya undang-undang, otonomi daerah akan  memberikan kewenangan dan penyelenggaraan pemerintah daerah yang lebih luas, nyata dan bertanggung jawab. Dengan adanya perimbangan tugas, fungsi serta peran antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah tersebut akan menyebabkan tiap-tiap daerah harus memiliki penghasilan yang cukup, dan setiap daerah juga harus memiliki sumber pembiayaan yang memadai untuk mempertanggung jawabkan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Dengan demikian diharapkan setiap daerah masing-masing dapat lebih maju, mandiri, sejahtera dan kompetitif di dalam pelaksanaan pemerintahan maupun pembangunan daerahnya masing-masing.
A.  Dampak Otonomi Daerah dalam Perekonomian
Sejalan dengan pesatnya pembangunan  selama seperempat abad terakhir sebelum terjadinya krisis ternyata, masih saja meningkatkan dominasi pusat-pusat pertumbuhan yang telah ada selama ini, terutama Jakarta dan sekitarnya. Kira-kira dua pertiga kue nasional dinikmati oleh Jawa dan lebih dari empat perlima bertengger di Kawasan Barat Indonesia.
1.     Dampak Positif
Dampak positif otonomi daerah adalah bahwa dengan otonomi daerah maka pemerintah daerah akan mendapatkan kesempatan untuk menampilkan identitas local yang ada di masyarakat. Berkurangnya wewenang dan kendali pemerintah pusat mnedapatkan respon tinggi dari pemerintah daerah dalam menghadapi masalah yang berada di daerahnya sendiri. Bahkan dana yang diperoleh lebih banyak daripada yang didapatkan melalui jalur birokrasi dari pemerintah pusat. Dana tersebut memungkinkan pemerintah local mendorong pembangunan daerah serta membangun program promosi kebudayaan dan pariwisata.
Dengan melakukan otonomi daerah maka kebijakan-kebijakan pemerintah akan lebih tepat sasaran, hal tersebut dikarenakan pemerintah cenderung lebih mengerti keadaan dan situasi, serta potensi-potensi yang ada di daerahnya dari pada pemerintah pusat. Sebagai contoh, di Maluku dan Papua program beras miskin yang dicanangkan pemerintah pusat tidak begitu efektif, hal tersebut karena sebagian penduduk disana tidak bisa mengkonsumsi beras, mereka biasa mengkonsumsi sagu, maka pemerintah disana hanya mempergunakan dana beras miskin tersebut untuk membagikan sayur, umbi, dan makanan yang biasa dikonsumsi masyarakat. Selain itu, dengan system otonomi daerah pemerintah akan lebih cepat mengambil kebijakan-kebijakan yang dianggap perlu saat itu tanpa harus melewati prosedur di tingkat pusat.
2.    Dampak Negatif
Dam pak negative dari otonomi daerah adalah adanya kesempatan bagi oknum-oknum di pemerintah daerah untuk melakukan tindakan yang dapat merugikan Negara dan rakyat seperti KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme).

 Otonomi daerah juga menimbulkan persaingan antar daerah yang terkadang dapat memicu perpecahan. Contohnya jika suatu daerah sedang mengadakan promosi pariwisata, maka daerah lain akan ikut melakukan hal yang sama seakan timbul persaingan bisnis antar daerah. Selain itu otonomi daerah membuat kesenjangan ekonomi yang terlampau jauh antar daerah. Daerah yang kaya akan semakin gencar melakukan pembangunan sedangkan daerah pendapatannya kurang akan tetap begitu-begitu saja tanpa ada pembangunan. Hal ini sudah sangat mengkhawatirkan karena ini sudah melanggar pancasila sila ke-lima, yaitu “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia”.

Memang harapan dan kenyataan tidak lah akan selalu sejalan dengan tujuan atau harapan tentu akan berakhir lebih baik bila pelaksanaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan juga berjalan baik. Namun ketidak tercapainya harapan itu nampak nya akan mulai terlihat dalam otonomi daerah yang ada di Indonesia. dan masih banyak permasalahan yang mengiringi berjalannya otonomi daerah di Indonesia. Permasalahan-permasalahan itu tentu harus dicari penyelesaiannya agar tujuan awal dari otonomi daerah dapat tercapai.
Dampak ini sering dirasakan oleh Negara Indonesia karena perekonomian dunia telah melemah sehingga pasar ekspor bagi produk Indonesia menjadi sangat menurun, nilai tukar rupiah juga terdepresiasi sehingga hutang luar negeri pemerintah maupun swasta juga menjadi beban yang cukup berat.  Sejarah Indonesia dalam kurun waktu yang panjang Indonesia bisa dikatakan sebagai negara jajahan bangsa asing karena bebrapa alasan ekonomi bahwa Indonesia merupakan sumber hasil bumi yang sangat penting. Dunia juga mempelihatkan bahwa masalah  ekonomi adalah masalah yang penting bagi suatu negara.
           Dari uraian diatas, kita dapat melihat bahwasannya persoalan-persoalan ekonomi selalu muncul dari penggunaan sumberdaya yang langka dapat memuaskan keinginan manusia yang tak terbatas dalam meningkatkan kualitas hidupnya. Akibatnya kelangkaan,yang tersebut akan  menguasai sumberdaya yang langkah.